Permohonan/Peraturan (bukan UU)

Setiap orang, setiap pendapat akan saya terima dengan tangan dan hati terbuka. Setiap perdebatan yang dilaksanakan secara objektif (boleh dibumbui subjektivitas dan emosi dikit, kalau nggak kan kurang mantep) akan membawa kita satu langkah ke arah solusi, karena itu perdebatan seperti itu akan saya sambut dengan gembira.

Hanya: harap jangan menghina/memaki orang lain, jangan menghujat agama atau kepercayaan orang lain, jangan menggunakan kata-kata yang kotor dalam konteks yang mengarah ke kotor atau bahkan pornografi/pornoaksi dan jangan mengagung-agungkan kekerasan. Monggo, terima-kasih.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: