Lawakan kelas tinggi? Atau politik tingkat atas?

Kebetulan saya baca ini.
Secara spontan saya tertawa sambil nyeletuk: “Aduh, mak!!”

Yang nongol dalam benak saya selanjutnya ialah pertanyaan, apakah ini betulan atau cuma lawakan (itu lho, model acara tivi republik mimpi).

Kalau memang betulan alias serius, ya, inikah kualitas pemimpin Indonesia? Ataukah ini bisa dimaafkan, karena ini cuma gejala/simptom dari flu burung saja (a.l. kalau nggak salah halusinasi, terutama kalau lagi panas tinggi, ya?)

Kalau cuma lawakan, wah, hebat nih Indonesia dan persnya jaman sekarang. Kok lawakanΒ  gini bisa dikeluarkan sebagai head line.

Yang pasti untuk saya pribadi ada keuntungannya: bisa hemat uang

Lho, kok?” Anda pasti bertanya.

Jawabannya: saya sebetulnya mau nonton acara lawakan dengan pacar istri. Harga karcis per orang 25 €, jadi untuk dua orang 50 €. Nah, sesudah membaca artikel di atas tersebut, saya tertawa sampai terkencing-kencing sakit perut. Sekrangpun (beberapa jam kemudian) masih mesam-mesem sendiri. Nah, karena jatah tertawa hari ini sudah dihabiskan, ya, males deh ke acara lawak lagi. Nah, kan menghemat to? Uangnya bisa buat tambahan uang saku anak-anak, lumayan, kan?

41 Balasan ke Lawakan kelas tinggi? Atau politik tingkat atas?

  1. Anak Sultan mengatakan:

    hihihi…hahaha…jadi ikutan ketawa..masa sih sampai segitunya…model baru lagi nih pelimpahan kesalahan manajemen negara…tapi yang ngomong anggota dpr lo peramal lagi.

  2. tukangkomentar mengatakan:

    Anak Sultan,
    menurut interpretasi saya, yang dimaksud itu kan the white men dan antek-anteknya, ya?
    Pokoknya the white men itu selalu salah, selalu bermaksud jahat, selalu mau menghabisi the coloured men. Gitu mungkin, ya?
    Padahal the coloured men malah sudah bunuh-bunuhan sendiri dan sering kena epidemi sejak puluhan dan ratusan tahun, bahkan sebelum the white men menginjak tanah the coloured men. Tapi pokoknya merekalah yang salah.
    Tapi mungkin ini pendapat seseorang yang ber”prinsip” kuat,ya? Biarpun prinsipnya prinsip gila.
    Bukan saya mau membela the white men atau the coloured men, tapi kan sebaiknya cari dulu kesalahan pada diri sendiri, ya?πŸ™‚

  3. helgeduelbek mengatakan:

    halah wis men ae pak… wong memang ndagel tohπŸ˜€

  4. tukangkomentar mengatakan:

    Makane tak anggep hiburan wae kok pak. Itung-itung tamba kangen dagelan Indonesia.πŸ™‚

  5. prim mengatakan:

    itukan rahasia negara, kalau memang harus di investgasi mbok ya jangan di sebar kemana-mana gitu lho, lha kalau sekarang udah tahu semua…. yang nyebarin virus ya pada diem dong…! weleh-weleh… piye iki carane..! sama halnya mau razia motor, tapi dkasih tahu duluan… ya nggak ada yang lewat disitu.. salam kenal..!

  6. Evy mengatakan:

    banyak dagelan pak, klo mau ngirit…hehehe, masalah vaksin juga di gosip spt itu, malah yg bawa gosip org bule yg di jakarta, wong Indo gampang di panasi, gawat ki, di damaikan dan di ajak mikir bareng malah tambah seru… ributnya piye ki?

  7. alief mengatakan:

    Kasih pendapat laen ah… Menurut saya indikasi seperti itu mungkin benar adanya. Coba deh baca blog Intelejen Indonesia (cari sendiri alamate), di situ akan diterangkan macam-macam “rahasia” dari intelejen.

    Lha karena saya senengnya yang gitu itu, dadine ya terpengaruh deh…πŸ™‚ Tapi kalo anggota dewan yang ngomongin, pasti ada kepentingan politik dibaliknya…. Itu sudah bukan rahasia lagi.

  8. tukangkomentar mengatakan:

    prim,
    salam kenal juga.
    Tapi bukan rahasia (negara9 lagi, yang duduk di atas sono itu kualitasnya (kualitas kerja dan kualitas barang mereka yang tersembunyi di antara kedua telinga) sebetulnya kurang memadai untuk kedudukannya.
    Awas, sebentar lagi kan musim kemarau. BIN harus waspada dan mencegah orang asing agar tidak menyebarkan panas matahari supaya Indonesia tidak mengalami musim paceklik kekeringan.πŸ™‚

    Mbak Evy,
    di mana saya bisa baca gosip itu? (supaya bisa ngirit lagi! πŸ™‚ )

    Alief,
    maaf, tetapi apakah anda betul percaya kepada isu-isu seperti itu? Lalu siapa pelakunya?πŸ™‚
    Memang betul, kalau seorang “politician” (baca: anggota dewan) yang ngomong, pasti ada kepentingan politiknya. Tapi bukankah itu menunjukkan “kualitas” mereka?
    Sepertinya : lebih baik omong kosong dari pada nggak omong. Gitu ya??? πŸ™‚
    Salam kenal.

  9. Evy mengatakan:

    buat mas Alief, mosok intelijen si umumno, mustinya rahasia dong… kalau memang benar ada ya bukan di umumno dengan operasi rahasia di sikat juga…kayak di pilm2 itu lho…kasih tahu dong mas Alief ojok di woco dewe…blog-nya atawa infonya…

    Oh ya pak yg bule crita jangan suntik vaksin sumbangan itu meresahkan sekali karena crita-nya di masjid, ibu2 pulang langsung panik… bule tsb mualaf aku di critane ikut panik trus nanya ke temen yg di depkes vaksin2 itu diperiksa apa engga, tp depkes tenang2 aja ki?

  10. adhit hape mengatakan:

    apa ya?
    kok gitu sieh?
    kok bisa?
    kenapa?
    bagaimana bisa seperti itu ya?

    apa mungkin ini semua karena :
    DI usia ke 62 tahun bangsa Indonesia masih menghadapi persoalan mendasar yaitu kualitas pendidikan yang masih rendah. Bahkan, peringkat kualitas pendidikan di Indonesia sekarang ini menempati ranking keseratus sekian di dunia. Pola pendidikan yang telah diterapkan oleh pemerintah menghasilkan lulusan yang kurang berkualitas, membuahkan hasil pada produktivitas kerja SDM yang juga kurang berkualitas dan terpuruk ke ranking 137 dari 147 negara yang disurvai.

    Akhirnya tidak mustahil jika lahir fenomena yang berujung pada lawakan-lawakan sosial (jika menurut anda itu adalah sebuah lawakan, GRATIS pula). Memang sangat menyakitkan!! apa mungkin kita harus mulai dari awal lagi untuk dapat menata kehidupan bangsa dan negara ini?!!

    yah.. siapa yang mampu membela nusa dan bangsa kita…?!! kalo saya sieh jujur NGGAK BISA..!! karena kembali lagi, semua itu khan hanya sekedar LAWAKAN…. hehehe..

    salam kenal,

  11. peyek mengatakan:

    semua kok jadi ndagel ya… jadinya taman hiburan pada nggak laku

  12. tukangkomentar mengatakan:

    adhit hape,
    menurut saya anda sebagian betul. Ialah masalah pendidikan yang secara kualitativ belum merata.
    Tetapi masalah yang juga tidak boleh dikesampingkan ialah sifat orang indonesia yang mudah dipengaruhi dan tidak mampu mencari kesalahan pada diri sendiri.
    Kalau Indonesia nggak maju-maju siapa yang salah? .., betulll!!
    The white men!
    Kalau Indonesia nggak mampu meningkatkan mutu pendidikannya, siapa yang salah??? …betul lagi: the white men!!
    Bentrokan di Poso, siapa yang salah??? Ya, the white men juga, kan???
    Waktu bencana tsunami di Aceh. Siapa yang banyak membantu? Betul lagi: the white men!!! Tapi ….. mereka harus cepat-cepat minggat, kan? Karena kuatir mereka itu memata-matai Indonesia (kiriman CIA dan MOSSAD).
    Iya, to?
    Lucu sekali, kan???

    peyek,
    ya gitulah. untung masih ada yang otaknya jalan. Biarpun itu minoritas, kan?? πŸ™‚

  13. tukangkomentar mengatakan:

    mbak Evy,
    bisa nggak cerita dikit tentang isu vaksin itu?

  14. mei mengatakan:

    halah…maning2 gene…betewei eniwei, flu burung itu bener2 medeni lo pakde…diem2 tapi terus2an….padahal setahu aku pemusnahan dah d lakukan d mana2…

  15. manusiasuper mengatakan:

    next pemilu, GOLPUT!

  16. tukangkomentar mengatakan:

    mei,
    memang epidemi itu mengerikan. La, para wakil anda di DPR atau di manapun itu mbok ikut usaha memeranginya, jangan ngomong nggak karuan gitu. Itu kan seperti ngubek-ubek di air comberan cari keuntungan (politik) buat diri sendiri. Wong di Eropa banyak yang ikut prihatin lho!!

    manusiasuper,
    memang mending Golput daripada Golok!! πŸ™‚

  17. dalamhati mengatakan:

    xexexe… melu ngguyu lah,
    kok media sama pemimpin bisa kompak.

  18. dalamhati mengatakan:

    eh..kang tukang komentar, kayaknya belum ada satupun komentar anda di blogku tuh!

  19. juliach mengatakan:

    Jadi pangggung politik di Indonesia itu penuh dengan badut-badut beraneka ragam & warna.

    Wahahahaha….lucu juga…

  20. tukangkomentar mengatakan:

    dalamhati,
    yah, memang saya di luarnya tertawa, tetapi dalammm sekali di dalam hati sedih juga melihat Indonesia tercinta berada di tangan-tangan yang ……. 😦
    Salam kenal, akan saya kunjungi.

    juliach,
    mungkin kita ini juga badut, ya? Tapi badut positif yang mencoba untuk membahagiakan orang lain …?
    Yang itu tuh, yah, badut apa, ya? Badut horor?

  21. deking mengatakan:

    Kalau itu memang lawakan ya pantes karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang senang tertawa2 walau ditimpa musibah sekalipun….buktinya ketika banjir di jakarta kemarin menteri yang pengusaha itu sampai bilang… “siapa bilang Indonesia sedang susah, lihat saja warga yang sewdang tertimpa musibah banjir pun tetap tertawa2 senang”
    seandainya pun itu bukan lawakan ya tetap pantes…itulah Indonesia

  22. Kang Kombor mengatakan:

    Mungkin imbas dari masuknya pelawak Miing ke Senayan. Hahaha…

  23. erander mengatakan:

    Kaya ga tau aja, kan di Indonesia banyak pelawak.

  24. cakmoki mengatakan:

    Bukan dagelan pak, itu asli tingkat intelektual petinggi kita.
    Dan hobinya memang memelihara kebodohan.

  25. aLe mengatakan:

    kalau kata mas albert einstein sih,
    orang jenius dengan orang idiot tuh sulit bedainya ^_^ hehe.. gak nyambung yah

  26. tukangkomentar mengatakan:

    deking, kang Kombor, erander, cakmoki, aLe,
    maaf saya baru pkembali dari cuti mendadak ke Indonesia (Ibu gerah), kemudian saya sendiri agak sakit dan suibuk sekali di tempat kerja. Jadi nggak jawab-jawab dan nggak nulis-nulis.
    Pokoknya, sejak saya kembali dari Indonesia saya kok jadi makin prihatin.
    Nonton acara TV adanya kebanyakan cuma lawakan, baik acara komedi maupun dalam kehidupan sehari-hari dan kehidupan berpolitik.
    Contoh: Lapindo dan Menteri pemiliknya (konflik interes yang ditolerir karena kepentingan politik berada di atas penderitaan masyarakat?)
    Contoh: acara komedi yang kebanyakan infantil (untuk memenuhi kebutuhan atas hiburan yang infantil?).
    Contoh: anak-anak di bawah umur disalahgunakan untuk penyebaran suatu kepercayaan (yang salah satu intinya melaknatkan kebudayaan barat, tetapi format acaranya justru meniru format barat: american idol), dan komentar-komentar juri-jurinya yang “lucu” sekali. (atau ini bukan lelucon, tetapi realita?)😦

  27. klikharry mengatakan:

    bener gak hal itu kita kan gak tau
    apo negara kita cuma iri aja ama negara lain yang bisa nuntasin flu burungny?
    cari alasan aja

  28. tukangkomentar mengatakan:

    klikharry,
    anda betul percaya, bahwa ada “kekuatan” asing yang sengaja menyebarkan flu burung ke Indonesia?
    Apa tujuan mereka?

  29. imcw mengatakan:

    tidak ada yang salah dengan mereka, yang salah adalah kita yang terlalu memikirkan mereka…

  30. tukangkomentar mengatakan:

    imcw,
    mungkin itu sifat manusia,ya?
    Tidak ma(mp)u melihat kesalahan/kekurangan sendiri, maka cari saja sasaran orang lain yang bisa dikambing-hitamkan.
    Mungkin kapan-kapan akan ada teori (atau sudah?), bahwa banjirnya Jakarta yang lalu itu juga hasil gerakan subversif kekuatan asing.
    Atau nanti kalau gerhana matahari/bulan itu pasti satelitnya USA atau Rusia yang sengaja nutupi.πŸ™‚

  31. kampret nyasar! mengatakan:

    Terlepas dari kemungkinan ‘tamu’ dari luar dengan prasangka itu, memang aparat yang terkait [BIN] sedianya waspada.. namun asumsi yang kemudian dikeluarkan dalam sebuah statemen publik macam begini kalau nggak didukung dasar dan fakta akurat -bisa jadi bumerang.

  32. tukangkomentar mengatakan:

    Kampret nyasar!,
    Memang itu tugas BIN. Tapi … waspada terhadap apa ….?
    Waspada terhadap pengaruh-pengaruh dari luar yang bermaksud men”destabilisasi” negara Indonesia, kan? Sudah banyak contohnya dan sudah terlihat jelas-jelas, tetapi tidak ditindak secara betulan. Bagaimana?
    Tapi memang pandangan orang itu beda-beda, ya? Memang flu burung itu lebih bisa men”destabilisasi” negara, ya?

  33. Redaksi Dewa Dewi mengatakan:

    Makasih lhoh, udah mo ngunjungin Dewa Dewi. Dan oke banget tuh komentarnya.Selamat menulis dan berkarya.

  34. Kang Adhi mengatakan:

    lha kok gak pernah nulis lagi? blog saya dong dah aktif lagi, haha

  35. Iqbal mengatakan:

    Assalamualaikum bang!
    salam kenal!
    boleh tukaran link gak??
    jalan2 ke blogku ya???

  36. Blog Untuk Pemula mengatakan:

    wahh…sayang nih blog udah ga keupdate lagi ya…update ya mas…πŸ˜€

  37. astriani mengatakan:

    Blog yang bagus, ingin baca tulisan tentang Patriotisme Pelajar di Ujung Tanduk. Klik di http://astriani.wordpress.com/2009/10/23/patriotisme-pelajar-di-ujung-tanduk/

  38. bella mengatakan:

    waduh, blognya asyik ya. Salam kenal ajah…

  39. abenk mengatakan:

    pertamaxx gan….salam kenal….

  40. sejarahiniitu mengatakan:

    wadddduihhhh gokill nihhh

  41. Master Porno mengatakan:

    ane yang bernama Janda Muda mengucapkan “Great Share Bro” !, cakep N bagus Buat upgrade
    ilmu kanuragan. Wajib diperbanyak lagi posting/ngupdate cerita yang
    lebih edan lagi dong yo laen kali, biar nanti semakin lama lagi aku mampir berkunjung kesini.
    Dan untuk ente ABG Binal ane numpang promo website porno ya gan, buat yang mau liat
    yang hot hot soal Master Porno bisa berkunjung site gue.
    Banyak Master Porno yang sebening Syahrini nungguin yuuu mansturbasi sambil doggy.
    Pokonya yang ngerasa bertingkah laku Mesum dan ngarep
    seks sama bispak kunjungi web porno saya sebab Janda Muda menanti ente.
    salam bispak……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: